Tak Berkategori

Mengapa sampah plastik tidak disarankan untuk dibakar

April 26, 2020
107
Views

Mengapa sampah plastik tidak disarankan untuk dibakar
1.  Bagaimana cara plastik masuk ke dalam tubuh kita? Jelaskan!
     Jawab:
     Cara plastik masuk ke dalam tubuh kita yaitu Plastik mikro yang berdiameter
     antara 5 milimeter hingga 100 nanometer dan bisa masuk ke dalam tubuh kita.
     Plastik mikro yang secara tidak sengaja akan masuk ke dalam tubuh kita ini
     berasal dari dua sumber, yakni laut dan non laut. Jika dari laut, plastik mikro
     berasal dari ikan, kerang, serta garam laut.
     Sedangkan dari non laut, plastik mikro dapat berasal dari ampela ayam, madu,
     bir, serta air minum dalam botol.
2.  Bagaimana perilaku dirimu, keluargamu, dan masyarakat di lingkungan sekitar
     tempat tinggalmu terhadap penggunaan sampah plastik sekali pakai?
     Jawab:
     Ada beberapa cara jitu yang dapat dilakukan dari kita, keluarga dan lingkungan
     sekitar kita untuk mengurangi sampah plastik dengan mengurangi penggunaan
     plastik sekali pakai diantaranya yaitu:
     –  Membawa tas atau kantong belanja dari rumah ketika berbelanja ke pasar.
     –  Menggunakan produk yang dikemas dengan kertas, karton, daun pisang.
     –  Bawa makanan dan minuman sendiri ketika akan beraktifitas ke tempat kerja atau
        sekolah, maka hal ini sangat membantu dalam mengurangi penggunaan plastik
        sekali pakai. Hal ini karena tidak perlu membeli makanan atau minuman yang
        biasanya dibungkus atau dikemas dalam plastik.
     –  Membawa Wadah dari Rumah Ketika Membeli Makanan atau Minuman.
3.  Buatlah penelitian sesuai dengan topik yang kamu minati! Identififikasi
     masalahnya, susun kerangka pemikiran, rumuskan hipotesis, uji hipotesis,
     lakukan pembahasan, dan tarik kesimpulan dari penelitian ini.
     Jawabannya:
     Pengaruh Limbah Plastik Terhadap Lingkungan dan Pengolahannya
     1.  Masalah
         Apakah dampak limbah plastik bagi lingkungan?
     II.  Kerangka teoritis 
               Dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus
               ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik. Sebab-sebab dari
               limbah plastik antara lain: Tercemarnya tanah, air tanah, dan makhluk
               bawah tanah; Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah
               akan membunuh hewan-hewan  pengurai di dalam tanah seperti cacing;
               Kantong plastik akan menggangu jalur air yang teresap ke dalam tanah;
               Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi
               udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu
               menyuburkan tanah.
     III.  Rumusan hipotesis
            Dari penelitian yang Kami lakukan adanya hubungan antara sampah plastik
            dengan kesehatan lingkungan.
     IV.  Pembahasan
            Salah satu cara untuk mengatasi membludaknya keberadaan limbah plastik
            adalah dengan menghapus budaya plastik yang berakar di masyarakat.
            Pandangan masyarakat bahwa plastik merupakan alternatif praktis yang dapat
            digunakan untuk mempermudah pekerjaan mereka perlu diubah. Fungsi edukasi
            merupakan salah satu solusi untuk memberikan informasi permasalahan sampah
            plastik kepada masyarakat sehingga diharapkan adanya perubahan perilaku
            masyarakat (mengurangi penggunaan plastik). Edukasi dapat melalui ajakan-
            ajakan untuk tidak memakai plastik (iklan, reklame) dan penyuluhan tentang
            bahaya sampah bagi lingkungan dan bagi kesehatan masyarakat. Pendekatan
            melalui tokoh-tokoh masyarakat dan trendsetter juga dapat dilakukan, di samping
            dengan membuat acara-acara atau hari peringatan bebas plastik seperti hari tanpa
            bungkus plastik sedunia.
            Selain edukasi, pengurangan penggunaan plastik dalam kehidupan masyarakat
            juga bisa dilakukan dengan substitusi atau penggantian plastik dengan benda lain
            seperti paper bag dan plastik dari kulit jeruk. Paper bag dibuat dari daur ulang
            koran, majalah, maupun buku-buku yang sudah tidak terpakai lagi. Karena kertas
            untuk membuat paper bag ini merupakan bahan yang mudah diuraikan dan dapat
            didaur ulang kembali tanpa perlu proses yang lama, paper bag merupakan solusi
            yang ramah lingkungan untuk mengganti pembungkus plastik. Paper bag juga
            tidak akan mengganggu kesehatan karena tidak terdapat zat aditif yang
            membahayakan kesehatan.
            Sebenarnya masalah limbah plastik bagi pelaku bisnis atau pengusaha
            (entrepreneur) adalah peluang yang dapat dikembangkan. Hal ini dibuktikan
            dengan munculnya beberapa industri baik skala kecil atau besar untuk mendaur
            ulang plastik baik secara langsung diproduksi ulang menjadi produk baru atau
            benar-benar didaur ulang menjadi bahan baku (raw material). Sudah pasti ini
            akan membawa dampak positif bagi lingkungan, selain itu industri daur ulang
            plastik tentu akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
            Sudah saatnya kita harus mulai mengikuti jejak negara-negara yang telah
            melakukan pengelolaan daur ulang sampah secara maju dan modern. Seperti
            di Jepang misalnya, daur ulang dilakukan secara besar-besaran dengan
            melibatkan seluruh masyarakat, didukung dan diperkuat dengan adanya undang-
            undang lingkungan. Para konsumen dalam hal ini masyarakat bertanggung jawab   
            untuk memilah-milah sampah mereka masing-masing. Mereka harus memisahkan
            antara sampah basah dan sampah kering.
            Untuk sampah kering dipisah lagi menjadi sampah plastik, kaleng atau besi, dan
            kertas, sedangkan pemerintah akan bertanggung jawab mengorganisir sampah-
            sampah itu untuk diserahkan ke pabrik pendaur ulang yang telah ditunjuk.
            Tips berikut mungkin dapat dilakukan untuk mengumpulkan limbah plastik     
            untuk didaur ulang :
            a. Selain memisahkan limbah plastik, cobalah cari informasi jenis-jenis plastik
                yang dapat didaur ulang. Industri daur ulang plastik biasanya hanya menerima
                botol plastik yang terbuat dari PET (#1) dan HDPE (#2) dan biasanya kemasan
                plastik (terutama botol plastik) termasuk dalam golongan tersebut.

           b. Apabila sampah berbentuk botol plastik Isi air lagi dan pakai kembali walaupun

               jangan terlalu banyak isi ulang. Kira-kira 5 kali pakai masih baik. Untuk yang
               biasa minum di mobil, siapkan selalu botol yang sudah diisi penuh agar tidak
               usah beli lagi.jika telah selesai masa pakainya maka kosongkan dan cuci botol
               plastik. Lepas tutup dan label botol karena bersifat kontaminan. Remuk botol
               agar hemat tempat.

              c. Pastikan tas plastik kosong dan bersih. Plastik yang terkena kontak langsung

                  dengan makanan sebaiknya dipisahkan dari plastik yang akan di daur ulang.
                  karna jika bersentuhan langsung dengan makanan akan menyebabkan makanan
                  yang ada di dalam plastik akan terkontaminasi.

             d. Gunakan tas plastik lebih dari sekali. Masing-masing jenis tas plastik dapat

                 digunakan kembali untuk hal yang berbeda-beda. Misalkan kantong plastik
                 biasa atau biasa di sebut kresek, bisa digunakan kembali untuk tempat
                 meletakkan barang yang tidak terlalu besar, dan plastki-plastik belanjaan               
                 yang besar bisa dipakai lagi untuk berbelanja.

             e. Belilah produk-produk yang lebih tahan lama dan lebih besar untuk mengurangi
                 frekuensi membuang kemasan atau membeli lagi. Misal membeli shampo atau
                 deterjen dengan konsentrasi yang lebih tinggi atau lebih besar.


     VI.  Kesimpulan
            Dampak plastik terhadap lingkungan antara lain: tercemarnya tanah, air tanah,
            dan makhluk bawah tanah.
4.  Mengapa sampah plastik tidak disarankan untuk dibakar?
     Jawaban:
     Karena saat membakar sampah plastik ternyata kita sedang membuat racun.
     Asap yang ditimbulkan dari membakar sampah plastik adalah berbagai macam
     racun seperti Karbonmonoksida, Klorin, Dioksin, Benzopirena dan lain-lain.
     Kalau sampah-sampah plastik beserta sisa makanan itu dibakar akan memproduksi
     dioksin dan furan. Zat tersebut dalam konsentrasi kecil saja bisa menyebabkan
     kematian, zat dioksin apabila dihirup manusia dalam waktu singkat akan
     menimbulkan reaksi batuk, sesak napas, dan pusing. Gejala tersebut adalah respons
     tubuh saat terpapar zat berbahaya. Lalu, paparan dioksin pada jangka panjang
     diketahui bisa memicu kanker. Bahaya lain dari pembakaran sampah adalah
     pencemaran udara. Pasalnya, emisi karbondioksida yang dihasilkan akan

     menipiskan lapisan ozon.