Tak Berkategori

Mengapa penanda pertanian dalam kalender Jawa yang menjadi panduan petani

April 14, 2020
105
Views
Mengapa penanda pertanian dalam kalender Jawa yang menjadi panduan petani
1.  Mengapa penanda pertanian dalam kalender Jawa yang menjadi panduan
     petani untuk melakukan aktivitas tidak berlaku pada era tanam paksa?
     Pembahasan:
     a.  Pada era tanam paksa kolonial hanya berpikir bagaimana caranya untung
          dengan hanya melihat kondisi cuaca dan musim mendukung atau tidaknya.
     b.  Pemerintah Kolonial menekan petani dengan memaksa menanam
          hasil komoditas yang seluruhnya harus disetorkan kepada pemerintah.
     c.  Penyebab penanda pertanian dalam kalender jawa yang menjadi panduan
          petani untuk melakukan aktivitas tidak berlaku pada era tanam paksa karena
          Pemerintah Kolonial Belanda mengharuskan petani menggunakan
          kalender Masehi.
          Perbedaan Kalender Jawa dan Kalender masehi:
          -Kalender Jawa dihitung berdasarkan putaran bulan terhadap bumi.
          -Kalender Masehi  dihitung berdasarkan putaran bumi terhadap matahari.
          -Selisih tahun Kalender Jawa dan Masehi adalah 67 tahun
          -Jumlah Hari dalam satu bulan pada kalender jawa maksimal 29 sampai 30 hari.
          -Jumlah hari dalam satu bulan kalender Masehi maksimal 30 sampai 31 hari
          -Dalam kalender Jawa 1 minggu berjumlah 5 hari, kalender masehi 1 minggu
            berjumlah 7 hari.
          -Pergantian hari pada kalender jawa pada sore hari saat matahari terbenam,
           pergantian hari pada kalender masehi pada tengah malam tepatnya pukul
           12.00 Malam.
2.  Jika ditemukan di suatu daerah di Indonesia sebuah peninggalan peradaban masa
     lalu dan orang asing ingin menggali peradaban tersebut, apa yang ingin kamu
     lakukan ?
     Pembahasan:
     a.  Kerjasama dengan pihak asing untuk menggali lebih dalam mengenai
          peninggalan nya namun dengan syarat bahwa situ peninggalan adalah milik
          kita dan tidak boleh di bawa ke luar negara
     b.  Saya ingin mengingatkan bahwa untuk menggali peradaban di Indonesia harus
          melalui prosedur yang ditentukan oleh pemerintah Indonesia. Jadi, yang saya
          lakukan pertama kali adalah mencegahnya dengan menanyakan apakah orang
          asing telah mempunyai izin untuk menggali peradaban tersebut.
     c.  Memfoto atau memvideokan orang asing tersebut sebagai bahan bukti,
          kemudian memberitahu dan meminta tolong orang tua untuk melaporkan    
          ke pihak yang berwajib atau pihak yang berkenaan dengan masalah tersebut.
     d.  membela peninggalan tersebut karena peninggalan tersebut berada di daerah

          indonesia dan secara berdaulat peninggalan itu adalah milik indonesia