Tak Berkategori

Dari tayangan tersebut, apakah jenis ikan yang memiliki nilai

April 22, 2020
141
Views

Dari tayangan tersebut, apakah jenis ikan yang memiliki nilai
1.  (i) Dari tayangan tersebut, apakah jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis dan
     gizi tinggi? (ii) Mengapa ikan-ikan tersebut dianggap memiliki nilai ekonomis
     tinggi? Tuliskan alasannya!
     Pembahasan:
     (i) Jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis dan gizi tinggi adalah kelompok ikan
          pelangis TTC (Tuna, Tongkol, Cakalang), yaitu Kelompok ikan Thunnus
          (ikan tuna mata besar, ikan madidihang, ikan albakora), Ikan cakalang,
          Ikan tongkol
     (ii) Ikan-ikan tersebut dianggap memiliki nilai ekonomis tinggi karena memiliki
           harga tinggi, memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, dan juga
           menjadi bahan baku produk olahan perikanan.
2.  Bagaimana cara membudidayakan rumput laut? Kamu bisa bertanya kepada
     orang tua, guru, petani rumput laut, atau mencari informasi dari sumber lainnya.
     Pembahasan:
     Untuk penanaman rumput laut dikenal adanya beberapa metoda
     1. Metoda Dasar
          Pada metoda ini bibit diikatkan pada batu-batu karang yang kemudian
          disebarkan pada dasar perairan.Cara ini sesuai untuk dasar perairan yang
          rata dan tidak ditumbuhi karang dan tidak berpasir. Cara ini mudah,
          sederhana dan tidak memerlukan sarana budidaya yang besar.
          Metoda ini jarang sekali digunakan karena belum diyakini keberhasilannya.
          Hal ini mengingat persyaratan yang diperlukan adalah areal yang terbuka
          terhadap ombak dan arus dimana terdapat potongan-potongan batu karang
          yang kedudukannya sebagai substrant yang kokoh dan tidak terbawa oleh
          arus. Disamping kesulitan mencari areal penanaman, metode ini mempunyai
          kelemahan antara lain : banyak bibit yang hilang terbawa ombak, tidak bisa
          dilaksanakan di perairan yang berpasir, banyak mendapat gangguan/serangan
          dari bulubabi, dan produksinya rendah.
     2. Metoda Rakit Apung
          Penanaman dengan metoda rakit ini menggunakan rakit apung yang terbuat
          dari bambu berukuran antara (2,5 x 2,5 ) meter persegi sampai (7 x 7)
          meter persegi tergantung pada kesediaan bahan bambu yang dipergunakan.
          Dalam PKT ini digunakan ukuran 7 x 7 meter persegi. Untuk penahanan
          supaya rakit tidak hanyut terbawa arus, digunakan jangkar sebagai
          penahanan atau diikat pata patok kayu yang ditancapkan di dasar laut .
          Pemasangan tali dan patok harus memperhitungkan faktor ombak, arus dan
          pasang surut air. Metoda rakit cocok untuk lokasi dengan kedalaman 60 cm.
          Bahan-bahan yang diperlukan adalah bibit tanaman, potongan bambu
          berdiameter 10 cm. Potongan kayu penyiku berdiameter 5 cm, tali rafia, tali
          ris berdiameter 4 mm dan 12 cm, serta jangkar dari besi, bongkah batu atau
          adukan semen pasir. Adapun tahap-tahap penanamannya adalah sebagai
          berikut :
·Potongan kayu dan bambu dirangkai dan diberi jangkar pemberat
   dengan bantuan tali 12 mm.
·Thallus dengan berat masing-masing 100 gram diikatkan pada tali ris
   dengan menggunakan tali rafia yang berjarak antara 20 – 25 cm
·Jarak antara ris 50 cm sedangkan panjang ris sangat bergantung dari
   panjangnya rakit apung yang digunakan dalam budidaya.
·Tali ris yang sudah berisi tanaman diikatkan pada rakit
          Dalam PKT ini setiap rakit apung berukuran 7 x 7 meter akan ditanami 500
          titik tanam rumput laut atau setiap kelompok tani 5 orang dengan 250 rakit
          (dengan luas total sekitar 1,25 Ha) akan mempunyai titik tanam sebanyak
          125.000 titik tanam.
     3. Metoda lepas dasar atau tali gantung
Pada penanaman dengan metoda lepas dasar, tali ris yang telah berisi ikatan
tanaman direntangkan pada tali ris utama. Pengikatan tali ris pada tali ris
utama sedemikian rupa sehingga muda dibuk kembali. Tali ris utama yang
terbuat dari bahan polyetilen berdiameter 8 mm direntangkan pada patok.
Jarak tiap tali ris pada tali ris utama 20 cm. Patok terbuat dari kayu
berdiameter 5 cm sepanjang 2 m dan runcing pada salah satu ujungnya.
Untuk menancapkan patok di dasar perairan diperlukan linggis atau palu
besi.
Jarak tiap patok untuk merentangkan tali ris utama 2, 5 m. Dengan demikian
pada retakan budidaya dengan metoda lepas dasar seluas satu are (100 m2)
dibutuhkan 55 batang patok, 60 m tali ris utama dan 600 m tali ris dan 1 kg
tali rafia. Untuk 1 unit budidaya rumput laut sistem lepas dasar ukuran 10 x
10 m 2 diperlukan bibit sebanyak 240 kg (Seri Pengembangan Hasil
Sama dengan metoda rakit apung, metoda ini cocok untuk perairan dengan
kedalaman kurang 1,5 meter dan dasarnya terdiri dari pasir atau pasir
berlumpur.
Tahap Penanaman adalah sebagai berikut :
Tali ris dibentangkan berjajar pada pada dua rentang tali ris utama yang
diikat masing-masing pada 2 patok yang berupa bambu yang tancap pada
dasar laut, sehingga membentuk kerangka beberapa segi empat hamparan
lahan penanaman rumput laut. Jarak antara tali ris sekitar 20 cm dan jarak
antara titik tanam dalam tali ris sekitar 30 cm. Kerangka tanam seperti ini,
diperhitungkan untuk setiap ha akan ada 99.000 titik tanam, atau untuk
perhitungan 1 kelompok tani/nelayan dengan 125.000 titik tanam,
memerlukan luasan lahan perairan sekitra 1, 3 ha.
3.  (i) Dari tayangan tersebut, mengapa keramba jaring apung
merupakan cara yang sangat baik untuk budidaya atau
domestikasi ikan? (ii) Apa saja kegiatan yang dapat
dilakukan di keramba jaring apung? (iii) Ikan apa yang
akan kamu pilih jika ingin melakukan budidaya ikan?
Berikan alasanmu!
Pembahasan:
Mengapa keramba jaring apung merupakan cara yang sangat baik untuk budidaya
atau domestikasi ikan?
Jawaban:
Budidaya ikan keramba jaring apung merupakan salah satu cara budidaya pembesaran
ikan nila yang efisien dan efektif, model sistem budidaya ini telah terbukti lebih efisien,
baik efisien secara teknis ataupun ekonomis.
Dengan luasan media yang sempit, kita bisa melipat gandakan hasil panen ikan tanpa
harus menambah biaya yang besar.
Pola yang di pakai adalah mengintensifkan pola budidaya ikan tersebut, memang
ahirnya akan berdampak pada biaya tinggi namun bisa didapatkan keuntungan
yang lebih tinggi pula.
Jika kita kelola dengan benar, sungai mempunyai potensi yang luar biasa dan dapat
menghasilkan uang dalam jumlah besar.
Apa saja kegiatan yang dapat dilakukan di keramba jaring apung?
Jawaban :
kegiatan yang dapat dilakukan di keramba jaring apung adalah :
·         Pemantauan dalam proses pemeliharaan
·         Pemberian pakan tambahan
·         Panen hasil budidaya ikan
Ikan apa yang akan kamu pilih jika ingin melakukan budidaya ikan?
Berikan alasanmu.

Jawaban : ikan yang saya pilih adalah iklan lele.